Senin, 23 Maret 2015

AL-QURAN NAMAKU


SEANDAINYA AL-QURAN BISA BERBICARA

Kitab Suci Al Qur’an adalah namaku
Aku buku kitab yang dicetak dengan sangat cantik
untuk tahu tentang aku ada beberapa petunjuk
Aku diberi sampul mewah nan indah.
Aku pasti ada di setiap rumah orang muslim
tapi, di dalam hati setiap muslim aku jarang ditemui.
Aku diletakkan di atas rak yang tinggi.
Dibiarkan disana, aku tertinggal dan dilupakan.
Terkadang aku diletakkan ditempat-tempat kotor,
katanya untuk mengusir hantu dan jin.
Dan disana juga aku dibiarkan, tertinggal dan dilupakan.
Dengan penuh hormat aku banyak dicium setiap kali selesai dibaca.
Tapi, Pelajaran dan petunjuk utama yang ada padaku selalu terlupakan Mereka mengabaikan pesan yang ada padaku.
Ada kalanya aku digunakan untuk bersumpah palsu,
Kegunaanku yang sebenarnya sangat sangat jarang diperhatikan
Sungguh betapa ajaibnya aku bisa mengubah dunia
Yang semestinya mereka lakukan adalah memahami perkataanku.
Jadi seharusnya bacalah aku, pelajarilah aku,
Perhatikan apa yang harus aku katakan untukmu.
Aku punya hukum
Aku punya kebijaksanaan
Aku punya sesuatu yang sangat berharga
Dan banyak yang aku punya yang tak bisa kau hitung.
Akulah sang juru penyelamatmu
Akulah penuntunmu
Aku diturunkan dari Allah Sang Pencipta Alam Semesta
Aku diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, dan dipertahankannya dengan air mata dan darah.
memperingatkan kebenaran adalah kemahsyuranku.
Maka bacalah aku, pelajarilah aku, dan sampaikan isi yang ada padaku.
Karena, Al Qur’an Al Karim adalah namaku.

Diantara keutamaanku:

Aku adalah Cahaya
Cahaya yang akan menerangi perjalanan hidup seorang hamba dan menuntunnya menuju keselamatan adalah cahaya al-Qur’an dan cahaya iman. Keduanya dipadukan oleh Allah ta’ala di dalam firman-Nya (yang artinya),“Dahulu kamu -Muhammad- tidak mengetahui apa itu al-Kitab dan apa pula iman, akan tetapi kemudian Kami jadikan hal itu sebagai cahaya yang dengannya Kami akan memberikan petunjuk siapa saja di antara hamba-hamba Kami yang Kami kehendaki.” (QS. asy-Syura: 52)
Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata, “…Dan sesungguhnya kedua hal itu -yaitu al-Qur’an dan iman- merupakan sumber segala kebaikan di dunia dan di akherat. Ilmu tentang keduanya adalah ilmu yang paling agung dan paling utama. Bahkan pada hakekatnya tidak ada ilmu yang bermanfaat bagi pemiliknya selain ilmu tentang keduanya.” (lihat al-‘Ilmu, Fadhluhu wa Syarafuhu, hal. 38)
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Wahai umat manusia, sungguh telah datang kepada kalian keterangan yang jelas dari Rabb kalian, dan Kami turunkan kepada kalian cahaya yang terang-benderang.” (QS. an-Nisaa': 174)
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Allah adalah penolong bagi orang-orang yang beriman, Allah mengeluarkan mereka dari kegelapan-kegelapan menuju cahaya, adapun orang-orang kafir itu penolong mereka adalah thoghut yang mengeluarkan mereka dari cahaya menuju kegelapan-kegelapan.”(QS. al-Baqarah: 257)
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan apakah orang yang sudah mati lalu Kami hidupkan dan Kami beri dia cahaya yang membuatnya dapat berjalan di tengah-tengah orang banyak, sama dengan orang yang berada dalam kegelapan, sehingga dia tidak dapat keluar darinya? Demikianlah dijadikan terasa indah bagi orang-orang kafir terhadap apa yang mereka kerjakan.” (QS. al-An’aam: 122)
Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata mengenai tafsiran ayat ini, “Orang itu -yaitu yang berada dalam kegelapan- adalah dulunya mati akibat kebodohan yang meliputi hatinya, maka Allah menghidupkannya kembali dengan ilmu dan Allah berikan cahaya keimanan yang dengan itu dia bisa berjalan di tengah-tengah orang banyak.” (lihat al-‘Ilmu, Fadhluhu wa Syarafuhu, hal. 35)
Aku adalah Petunjuk
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Alif lam lim. Inilah Kitab yang tidak ada sedikit pun keraguan padanya. Petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.”(QS. al-Baqarah: 1-2). Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya al-Qur’an ini menunjukkan kepada urusan yang lurus dan memberikan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman yang mengerjakan amal salih bahwasanya mereka akan mendapatkan pahala yang sangat besar.” (QS. al-Israa': 9).
Oleh sebab itu merenungkan ayat-ayat al-Qur’an merupakan pintu gerbang hidayah bagi kaum yang beriman. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah, agar mereka merenungi ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.” (QS. Shaad: 29).
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Apakah mereka tidak merenungi al-Qur’an, ataukah pada hati mereka itu ada gembok-gemboknya?” (QS. Muhammad: 24). Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Apakah mereka tidak merenungi al-Qur’an, seandainya ia datang bukan dari sisi Allah pastilah mereka akan menemukan di dalamnya banyak sekali perselisihan.” (QS. an-Nisaa': 82)
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya dia tidak akan sesat dan tidak pula celaka.” (QS. Thaha: 123).
Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma berkata, “Allah memberikan jaminan kepada siapa saja yang membaca al-Qur’an dan mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya, bahwa dia tidak akan tersesat di dunia dan tidak celaka di akherat.” Kemudian beliau membaca ayat di atas (lihat Syarh al-Manzhumah al-Mimiyah karya Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr, hal. 49).
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah menerangkan, bahwa maksud dari mengikuti petunjuk Allah ialah:
1.     Membenarkan berita yang datang dari-Nya,
2.     Tidak menentangnya dengan segala bentuk syubhat/kerancuan pemahaman,
3.     Mematuhi perintah,
4.     Tidak melawan perintah itu dengan memperturutkan kemauan hawa nafsu (lihat Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 515 cet. Mu’assasah ar-Risalah)

Aku dan as-Sunnah Rujukan Umat
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah rasul, dan juga ulil amri di antara kalian. Kemudian apabila kalian berselisih tentang sesuatu maka kembalikanlah kepada Allah dan rasul, jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir.” (QS. an-Nisaa': 59)
Maimun bin Mihran berkata, “Kembali kepada Allah adalah kembali kepada Kitab-Nya. Adapun kembali kepada rasul adalah kembali kepada beliau di saat beliau masih hidup, atau kembali kepada Sunnahnya setelah beliau wafat.” (lihat ad-Difa’ ‘anis Sunnah, hal. 14)
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan Kami turunkan kepadamu adz-Dzikr/al-Qur’an supaya kamu menjelaskan kepada manusia apa yang diturunkan kepada mereka itu, dan mudah-mudahan mereka mau berpikir.” (QS. an-Nahl: 44). Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Barangsiapa menaati rasul itu maka sesungguhnya dia telah menaati Allah.” (QS. an-Nisaa': 80). Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sungguh telah ada bagi kalian teladan yang baik pada diri Rasulullah, yaitu bagi orang yang mengharapkan Allah dan hari akhir.” (QS. al-Ahzab: 21)
Mak-hul berkata, “al-Qur’an lebih membutuhkan kepada as-Sunnah dibandingkan kebutuhan as-Sunnah kepada al-Qur’an.” (lihat ad-Difa’ ‘anis Sunnah, hal. 13). Imam Ahmad berkata, “Sesungguhnya as-Sunnah itu menafsirkan al-Qur’an dan menjelaskannya.” (lihat ad-Difa’ ‘anis Sunnah, hal. 13)

Aku Rahmat dan Obat
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Wahai umat manusia! Sungguh telah datang kepada kalian nasehat dari Rabb kalian (yaitu al-Qur’an), obat bagi penyakit yang ada di dalam dada, hidayah, dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Yunus: 57). Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan Kami turunkan dari al-Qur’an itu obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Akan tetapi ia tidaklah menambah bagi orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS. al-Israa': 82)
Syaikh as-Sa’di rahimahullah berkata, “Sesungguhnya al-Qur’an itu mengandung ilmu yang sangat meyakinkan yang dengannya akan lenyap segala kerancuan dan kebodohan. Ia juga mengandung nasehat dan peringatan yang dengannya akan lenyap segala keinginan untuk menyelisihi perintah Allah. Ia juga mengandung obat bagi tubuh atas derita dan penyakit yang menimpanya.” (lihat Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 465 cet. Mu’assasah ar-Risalah)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah berkumpul suatu kaum di dalam salah satu rumah Allah, mereka membaca Kitabullah dan mempelajarinya di antara mereka, melainkan pasti akan turun kepada mereka ketenangan, kasih sayang akan meliputi mereka, para malaikat pun akan mengelilingi mereka, dan Allah pun akan menyebut nama-nama mereka diantara para malaikat yang ada di sisi-Nya.” (HR. Muslim dalam Kitab adz-Dzikr wa ad-Du’a’ wa at-Taubah wa al-Istighfar [2699])
Aku dan Perniagaan Yang Tidak Akan Merugi
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya orang-orang yang membaca Kitab Allah dan mendirikan sholat serta menginfakkan sebagian rizki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, mereka berharap akan suatu perniagaan yang tidak akan merugi. Supaya Allah sempurnakan balasan untuk mereka dan Allah tambahkan keutamaan-Nya kepada mereka. Sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Berterima kasih.” (QS. Fathir: 29-30)
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Wahai orang-orang yang beriman maukah Aku tunjukkan kepada kalian suatu perniagaan yang akan menyelamatkan kalian dari siksaan yang sangat pedih. Yaitu kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan kalian pun berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian. Hal itu lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui. Maka niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kalian dan memasukkan kalian ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan tempat tinggal yang baik di surga-surga ‘and. Itulah kemenangan yang sangat besar. Dan juga balasan lain yang kalian cintai berupa pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat. Maka berikanlah kabar gembira bagi orang-orang yang beriman.” (QS. ash-Shaff: 10-13)
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang yang beriman, jiwa dan harta mereka, bahwasanya mereka kelak akan mendapatkan surga. Mereka berperang di jalan Allah sehingga mereka berhasil membunuh (musuh) atau justru dibunuh. Itulah janji atas-Nya yang telah ditetapkan di dalam Taurat, Injil, dan al-Qur’an. Dan siapakah yang lebih memenuhi janji selain daripada Allah, maka bergembiralah dengan perjanjian jual-beli yang kalian terikat dengannya. Itulah kemenangan yang sangat besar.” (QS. at-Taubah: 111)
Aku dan Kemuliaan Sebuah Umat
Dari ‘Amir bin Watsilah, dia menuturkan bahwa suatu ketika Nafi’ bin Abdul Harits bertemu dengan ‘Umar di ‘Usfan (sebuah wilayah diantara Mekah dan Madinah, pent). Pada waktu itu ‘Umar mengangkatnya sebagai gubernur Mekah. Maka ‘Umar pun bertanya kepadanya, “Siapakah yang kamu angkat sebagai pemimpin bagi para penduduk lembah?”. Nafi’ menjawab, “Ibnu Abza.” ‘Umar kembali bertanya, “Siapa itu Ibnu Abza?”. Dia menjawab, “Salah seorang bekas budak yang tinggal bersama kami.” ‘Umar bertanya, “Apakah kamu mengangkat seorang bekas budak untuk memimpin mereka?”. Maka Nafi’ menjawab, “Dia adalah seorang yang menghafal Kitab Allah ‘azza wa jalla dan ahli di bidang fara’idh/waris.” ‘Umar pun berkata, “Adapun Nabi kalian shallallahu ‘alaihi wa sallam memang telah bersabda, “Sesungguhnya Allah akan mengangkat dengan Kitab ini sebagian kaum dan dengannya pula Dia akan menghinakan sebagian kaum yang lain.”.” (HR. Muslim dalam Kitab Sholat al-Musafirin [817])
Dari Utsman bin Affan radhiyallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari dalam Kitab Fadha’il al-Qur’an [5027])
Aku dan Hasad Yang Diperbolehkan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada hasad kecuali dalam dua perkara: seorang lelaki yang diberikan ilmu oleh Allah tentang al-Qur’an sehingga dia pun membacanya sepanjang malam dan siang maka ada tetangganya yang mendengar hal itu lalu dia berkata, “Seandainya aku diberikan sebagaimana apa yang diberikan kepada si fulan niscaya aku akan beramal sebagaimana apa yang dia lakukan.” Dan seorang lelaki yang Allah berikan harta kepadanya maka dia pun menghabiskan harta itu di jalan yang benar kemudian ada orang yang berkata, “Seandainya aku diberikan sebagaimana apa yang diberikan kepada si fulan niscaya aku akan beramal sebagaimana apa yang dia lakukan.”.”(HR. Bukhari dalam Kitab Fadha’il al-Qur’an [5026])
Aku dan Syafa’at
Dari Abu Umamah al-Bahili radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bacalah al-Qur’an! Sesungguhnya kelak ia akan datang pada hari kiamat untuk memberikan syafa’at bagi penganutnya.” (HR. Muslim dalam Kitab Sholat al-Musafirin [804])
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang membaca satu huruf dalam Kitabullah maka dia akan mendapatkan satu kebaikan. Satu kebaikan itu akan dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan bahwa Alif Lam Mim satu huruf. Akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dalam Kitab Tsawab al-Qur’an [2910], disahihkan oleh Syaikh al-Albani)
Aku Menentramkan Hati
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Orang-orang yang beriman dan hati mereka bisa merasa tentram dengan mengingat Allah, ketahuilah bahwa hanya dengan mengingat Allah maka hati akan merasa tentram.” (QS. ar-Ra’d: 28). Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan bahwa pendapat terpilih mengenai makna ‘mengingat Allah’ di sini adalah mengingat/merenungkan al-Qur’an. Hal itu disebabkan hati manusia tidak akan bisa merasakan ketentraman kecuali dengan iman dan keyakinan yang tertanam di dalam hatinya. Sementara iman dan keyakinan tidak bisa diperoleh kecuali dengan menyerap bimbingan al-Qur’an (lihat Tafsir al-Qayyim, hal. 324)
Wallahu a’lam bish showab. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.

MARS TPQ


MARS TPQ

Kamilah santri tp al-qur’an
Rajin belajar giat beramal
Qur’an di tangan jadi pedoman
Kita sambut kebangkitan Islam

Jikalau jauh dari al-qur’an
Hidupmu pasti akan sengsara
Kacau di dunia rusak binasa
Di akherat mendapat siksa

Jikalau dekat dengan Al-qur’an
Hidupmu pasti akan bahagia
Damai di dunia……………..
Diakherat mendapat surga

 ========================================

We are the students of TP al-Qur’an
We love studying and helping other
We hold al-Qur’an as aur guidance
And we welcome the glory of Islam

If we are a way from the al-Qur’an
Aur lives will be full of misery
Damage in the world we live torturely
In next life we will be in the hell

If we are near the holy al-Qur’an
Our lives will be full of happiness
We’re safe in the world we live peace fully
In next life we will have the heaven

Selasa, 17 Maret 2015

BUKU PEDOMAN PRAKERIN

BAB I
PENDAHULUAN

1.1    LATAR  BELAKANG
Pembelajaran di SMK dirancang dengan pendekatan berbasis pada kompetensi, pendekatan berbasis pada produksi dan pendekatan berbasis di dunia kerja. Pembelajaran berbasis pada kompetensi adalah pembelajaran yang ditekankan untuk membekali kompetensi secara tuntas kepada peserta didik yang mencakup aspek sikap (attitude), pengetahuan (knowledge) dan ketrampilan (skill). Pembelajaran berbasis produksi adalah pembelajaran yang ditekankan pada pemerolehan hasil belajar berupa barang jadi atau jasa sesuai dengan standar dunia industri atau dunia usaha. Sedangkan pembelajaran berbasis di dunia kerja mengarahkan peserta didik dapat meningkatkan kompetensinya melalui dunia kerja. Pembelajaran di dunia kerja ini, peserta didik harus melakukan kegiatan pembelajaran sesuai dengan persyaratan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja.
Pada dasarnya Praktik Kerja Industri (Prakerin) adalah suatu model penyelenggaraan pendidikan yang memadukan secara utuh dan terintegrasi kegiatan belajar siswa di sekolah dengan proses penguasaan keahlian kejuruan melalui bekerja langsung di lapangan kerja. Metode tersebut dilaksanakan dalam rangka peningkatan mutu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mencapai relevansi antara pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja.
Harapan utama dan kegiatan prakerin ini di samping meningkatkan keahlian profesional siswa agar sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja agar siswa memiliki etos kerja yang meliputi: kemampuan bekerja, motivasi kerja, inisiatif, kreatif, hasil pekerjaan yang berkualitas, disiplin waktu, dan kerajinan dalam bekerja.

1.2    LANDASAN HUKUM
Adapun landasan hukum pelaksanaan Prakerin adalah:
  1. UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  2. PP. Nomor: 29/1990 tentang Pendidikan Menengah
  3. Kep. Menaker No: 285/MEN/1991 tentang Pelaksanaan Permagangan Nasional
  4. PP No: 39/1992 tentang peranan Masyarakat dalam Pendidikan Nasional
  5. Surat Keputusan Mendikbud Nomor : 0490/U/1992 tentang Sekolah Menengah Kejuruan
1.3    TUJUAN PRAKERIN
Penyelenggaraan Prakerin bertujuan untuk:

  1. 21
    Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional, yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.
  2. Memperkokoh hubungan keterkaitan dan kesepadanan (Link and Match) antara SMK dan Industri.
  3. Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas profesional.
  4. Memberi pengakuan dan pengahargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.

1.4    MANFAAT PRAKERIN
Kerjasama antara SMK dengan dunia usaha/dunia industri atau instansi dilaksanakan dalam prinsip saling membantu, saling mengisi, dan saling melengkapi untuk keuntungan bersama.
Berdasarkan prinsip ini, pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) akan memberi nilai tambah atau manfaat bagi pihak-pihak yang bekerjasama, sebagai berikut:
a.       Manfaat  Bagi Industri
Penyelenggaraan prakerin memberi keuntungan nyata bagi industri antara lain:
1.        Perusahaan dapat mengenal kualitas peserta prakerin yang belajar dan bekerja di industri.
2.        Umumnya peserta prakerin telah ikut dalam proses produksi secara aktif sehingga pada pengertian tertentu peserta prakerin adalah tenaga kerja yang memberi keuntungan.
3.        Perusahaan dapat memberi tugas kepada peserta prakerin untuk kepentingan perusahaan sesuai kompetensi dan kemampuan yang dimiliki.
4.        Selama proses pendidikan melalui kerja industri, peserta prakerin lebih mudah diatur dalam hal disiplin berupa kepatuhan terhadap peraturan perusahaan. Karena itu, sikap peserta prakerin dapat dibentuk sesuai dengan ciri khas tertentu industri.
5.        Memberi kepuasan bagi dunia usaha/dunia industri karena diakui ikut serta menentukan hari depan bangsa melalui Praktik Kerja Industri (Prakrein).
b.       Manfaat Bagi Sekolah
Tujuan pendidikan untuk memberi keahlian professional bagi peserta didik lebih terjamin pencapaiannya. Terdapat kesesuaian yang lebih pas antara program pendiddikan dengan kebutuhan lapangan kerja (sesuai dengan prinsip Link and Match). Memberi kepuasan bagi penyelenggaraan pendidikan sekolah karena tamatannya lebih terjamin memperoleh bekal yang bermanfaat, baik untuk kepentingan tamatan, kepentingan dunia kerja, dan kepentingan bangsa.
c.       Manfaat Bagi Praktikan / Peserta didik
Hasil belajar peserta Praktik Industri akan lebih bermakna, karena setelah tamat akan betul-betul memiliki keahlian profesional sebagai bekal untuk meningkatkan taraf hidupnya dan sebagai bekal untuk pengembangan dirinya secara berkelanjutan.
Keahlian profesional yang diperoleh dapat mengangkat harga diri dan rasa percaya diri tamatan, yang selanjutnya akan mendorong mereka untuk meningkatkan keahlian profesionalnya pada tingkat yang lebih tinggi.


BAB II
PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI


2.1  DEFINISI
PRAKERIN adalah Praktek Kerja Lapangan yang dikerjakan secara berkelompok (antara 2 sampai 4 orang siswa-siswi) untuk memberikan pengalaman praktis penerapan bidang keahlian dengan mempelajari suatu sistem pada suatu perusahaan/industri / lembaga / instansi serta memberikan alternatif solusi atas permasalahan yang ada dan melaporkannya dalam bentuk karya ilmiah.

2.2  KRITERIA DU/DI
1.         Dunia Usaha/ Dunia Industri yang memiliki fasilitas sesuai kompetensi keahlian.
2.         Bersedia menugaskan 1 orang Pendamping dari perusahaan/industri selama pelaksanaan PRAKERIN.
3.         Dapat menerima siswa prakerin selama 3 bulan.

2.3  STRUKTUR PANITIA PRAKERIN
Penanggung Jawab                 : Suprijadi, M.Pd
Ketua                                      : Sunaryono, S.Pd
Sekretaris                                : Nasrullah, M.Pd.I
Bendahara                              : Nunik Septy Wulandari, S.Si
Sie Penanganan Masalah        : Novie Ariyanti, S.Pd
                                                 Nurul Huda, S.Pd.I
Sie Penyusunan Laporan        : Bambang Risdianto, S.Pd
Pembimbing Prakerin              :
No
Nama
Kompetensi Keahlian
No. Telp
1
Garjito, S.Pd
Teknik Instalasi Tenaga Listrik
081331132902
2
Eko Totok P, ST
Teknik Instalasi Tenaga Listrik
08113500210
3
Tri Andoko P, ST
Teknik Instalasi Tenaga Listrik
08123458881
4
Firman Hayu K, ST
Teknik Instalasi Tenaga Listrik
085236967234
5
Ahmad Sofyan, ST
Teknik Instalasi Tenaga Listrik
085645449881
6
Irfan Wahyudi, ST
Teknik Sepeda Motor
085258278587
7
Dedy W K, ST. M.Pd
Teknik Sepeda Motor
085234947744
8
Sri Muktisari, ST
Teknik Sepeda Motor
085749817199
9
Fitriani Maulida, SE
Akuntansi
085257843782
10
Sintia Dewi, SE
Akuntansi
08113501201
11
Yuli Sivia, SE
Akuntansi
085233229883
12
Subagio, SE
Akuntansi
081234550097

2.4  DAFTAR NAMA PESERTA PRAKERIN TAHUN PELAJARAN 2012/ 2013
Kompetensi Keahlian : Teknik Instalasi Tenaga Listrik

No
Nomor Induk
Nama
Kelas
1
258/066.011
ABDUL ASIS MUSLIM
XI ITL
2
259/067.011
ABDUS SALAM
XI ITL
3
260/068.011
AHMAD JULIANTO PRADANA
XI ITL
4
261/069.011
AHMAD SAIFUL HAQQI
XI ITL
5
262/070.011
AHMAD SANUSI
XI ITL
6
264/072.011
ARIF ROHMAN
XI ITL
7
265/073.011
BAMBANG KURNIAWAN
XI ITL
8
266/074.011
BAYU ADI PRAYUGO
XI ITL
9
267/075.011
BUDI HARYONO
XI ITL
10
268/076.011
DESY FATJRIYATUN
XI ITL
11
269/077.011
EDI SUMARTO
XI ITL
12
270/078.011
FADIL TAUFIK QURRAHMAN S.
XI ITL
13
271/079.011
FAISE MARTIATUL HUSNAH
XI ITL
14
272/080.011
FIQIH GHOZALI
XI ITL
15
273/081.011
JANUAR DYAS RAMADAN
XI ITL
16
274/082.011
JEFRI SAHROMI
XI ITL
17
275/083.011
MOH. HISBUL HIRSIH
XI ITL
18
276/084.011
MOH. TAUFIK
XI ITL
19
277/085.011
MUHAMMAD ZIKI
XI ITL
20
279/087.011
RAHMAD LUKMAN KAMIL
XI ITL
21
280/088.011
REKI SETIAWAN
XI ITL
22
281/089.011
ROBI FILANI
XI ITL
23
282/090.011
SABDA MARTADINATA
XI ITL
24
283/091.011
SAMSUL HADI
XI ITL
25
285/093.011
TAUFIQUR RAHMAN
XI ITL
26
286/094.011
TRI VARA MEGA AYU
XI ITL
27
287/095.011
WIDIYANTO
XI ITL
28
288/096.011
YULIANDANINGTIAS
XI ITL

Kompetensi  Keahlian : Teknik Sepeda Motor

No
Nomor Induk
Nama
Kelas
1
289/071.021
AGUK SUMARYONO
XI SM
2
290/072.021
AHMAD FARIZI ARIFUL HADI
XI SM
3
291/073.021
AHMAD SAYUTI
XI SM
4
292/074.021
ANDI KUSUMA
XI SM
5
293/075.021
DONI SULISDIANTORO
XI SM
6
294/076.021
ERFAN EFENDI
XI SM
7
296/078.021
FEBRI EKANANDA PRAYOGA
XI SM
8
297/079.021
FIRMANSYAH
XI SM
9
298/080.021
GUNAWAN PRIBADI
XI SM
10
299/081.021
HARYANTO
XI SM
11
300/082.021
IMRON HAKIKI
XI SM
12
301/083.021
INDRA AGUS MULYONO
XI SM
13
302/084.021
INDRA PERMADI
XI SM
14
303/085.021
IRHAM ROBI
XI SM
15
304/086.021
IWAN BAGUS PRASETYO
XI SM
16
305/087.021
JAKPAT HIJRAWAN
XI SM
17
306/088.021
MISBAHUL MUNIR
XI SM
18
308/090.021
MOH. SOFYAN
XI SM
19
309/091.021
MOHAMMAD SURYO
XI SM
20
310/092.021
MUCHLIS NORDIYANTO
XI SM
21
311/093.021
MUHAMMAD FADIL
XI SM
22
312/094.021
MUHAMMAD JASULI
XI SM
23
313/095.021
MUHAMMAD SAIFUL BAHRI
XI SM
24
314/096.021
MUHAMMAD SAIFULLAH
XI SM
25
315/097.021
MUHAMMAD ZAINOL ARIFIN
XI SM
26
316/098.021
MULYADI ARDIANSAH
XI SM
27
317/099.021
NURUL MAHFUD
XI SM
28
318/100.021
PUTRA HERDIYANTO
XI SM
29
319/101.021
RAHMAT HIDAYATULLAH
XI SM
30
320/102.021
RISKI SARTIKO
XI SM
31
321/103.021
RO'IS FADILATUL KIFFLI
XI SM
32
322/104.021
RORIQ FIRDAUS
XI SM
33
323/105.021
RYCKO YUDISTIRA
XI SM
34
324/106.021
RYSANDI ANGGARA KASIH
XI SM
35
325/107.021
SAENOL ARIFIN
XI SM
36
326/108.021
SUDARYONO
XI SM
37
327/109.021
TINO SANJAYA
XI SM
38
328/110.021
TRI IVON WINARKO
XI SM



Kompetensi Keahlian : Akuntansi

No
Nomor Induk
Nama
Kelas
1
329/071.119
 ABDUL FAQIH AL HADDAD
XI AK
2
330/072.119
ADINDA EKA MELYAN N. P.
XI AK
3
331/073.119
ANANDA RITA VELY ARI W.
XI AK
4
332/074.119
ANIK APRILIYANTI
XI AK
5
333/075.119
ANIS SURYANA
XI AK
6
334/076.119
AYU NURLAILY
XI AK
7
335/077.119
AYU WULAN TILAWA
XI AK
8
336/078.119
AYU WULANDINI
XI AK
9
338/080.119
DIKRI ZULKARNAIN
XI AK
10
339/081.119
DWI VINA WATI
XI AK
11
340/082.119
ERIVAL YERRY PRASETYA
XI AK
12
341/083.119
HENRITA AGUSTIN
XI AK
13
342/084.119
IMAMAH
XI AK
14
343/085.119
INTAN PUSPITA SARI
XI AK
15
344/086.119
IPONG ARDIANSYAH
XI AK
16
345/087.119
IRWAN
XI AK
17
346/088.119
IVA SULVIANA
XI AK
18
347/089.119
LEHA
XI AK
19
348/090.119
MEI INDRIANA NUR F.
XI AK
20
349/091.119
MELY WIJAYANTI
XI AK
21
350/092.119
MOH. SUDI
XI AK
22
351/093.119
MOHAMMAD AGUS HARYONO
XI AK
23
352/094.119
MUSAYYANAH
XI AK
24
353/095.119
NIKO DWI WAHYUDI
XI AK
25
354/096.119
NOFITA PURNAMA SARI
XI AK
26
355/097.119
NOVIA DEVIYANTI
XI AK
27
356/098.119
PIPIT ARLINA
XI AK
28
357/099.119
RIDHWANI
XI AK
29
358/100.119
RISKI SEPTIKA NURAINI
XI AK
30
359/101.119
ROSDIANA FEBRIYANTINI
XI AK
31
360/102.119
ROSITA DWI SARA
XI AK
32
361/103.119
SELVI DAMAYANTI
XI AK
33
362/104.119
SELVIA NURAYATI AMELIA
XI AK
34
363/105.119
SOFIANTINI
XI AK
35
364/106.119
TANTRI WULANDARI
XI AK
36
365/107.119
TARTILA
XI AK
37
366/108.119
YESI ANDRIYANI
XI AK
38
367/109.119
YULI ANDARI
XI AK
39
368/110.119
YUNI AISA WULANDARI
XI AK

2.5   PETUNJUK UMUM
1.         Prakerin dilaksanakan siswa kelas XI pada semester 4
2.         Lama prakerin 3 bulan
3.         Prakerin dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan DU/DI.
4.         Syarat peserta prakerin:
a.    Kompetensi dasar sudah tuntas
b.    Sudah menyelesaikan administrasi sekolah sebelum melaksanakan prakerin
5.         Biaya prakerin sharing antara orang tua siswa dan sekolah
6.         Memenuhi pemberkasan prakerin antara lain :
a.    Surat permohon prakerin
b.    Surat ijin orang tua
c.    Mengisi biodata/curriculum vitae
7.         Siswa menerima buku panduan prakerin
8.         Siswa menerima buku jurnal dan absen kegiatan prakerin
9.         DU/DI menerima panduan penilaian prakerin
10.     Siswa mendapat pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi keahliannya.
11.  Siswa mendapatkan sertifikat prakerin dari DU/DI 
12.     Siswa menyusun laporan hasil prakerin


2.6    PROSEDUR KEGIATAN
                  1.          Penentuan Jadwal Pelaksanaan Prakerin oleh Sekolah
                  2.          Sosialisasi kegiatan prakerin ke siswa
                  3.          Sosialisasi dengan orang tua/Wali murid
                  4.          Pendaftaran siswa prakerin
Siswa diberi pilihan untuk menentukan tempat prakerin sendiri dengan persetujuan sekolah.
                  5.          Pendataan berkas pendaftaran
                  6.          Pencarian Partner DU/DI
                  7.          Ploting / Penempatan Siswa ke DU/DI dan Pembimbingan
                  8.          Pembekalan siswa dan pembimbing prakerin
                  9.          Pengiriman siswa prakerin
              10.          Monitoring siswa prakerin
              11.          Penjemputan  siswa Prakerin
              12.          Pembuatan laporan Prakerin oleh peserta prakerin
2.7  TATA TERTIB PRAKERIN
a.         Hak Peserta
1.        Mengikuti program Prakerin
2.        Mendapat perlakuan yang sesuai dengan bidang / kompetensi keahlian
3.        Memperoleh kesempatan melaksanakan ibadah sesuai dengan agamanya.
4.        Memperoleh penilaian penghargaan atas hasil praktiknya.

b.        Kewajiban Peserta
1.        Melaksanakan kegiatan prakerin selama 3 bulan berturut-turut
2.        Mematuhi peraturan yang berlaku atau ditetapkan oleh instansi pasangan (tempat prakerin).
3.        Memperhatikan dan melaksanakan aturan keselamatan kerja yang diperlukan dalam melaksanakan suatu pekerjaan.
4.        Menghormati instruktur/pembimbing.
5.        Berada di tempat kerja pelatihan 15 menit sebelum jam kerja dimulai.
6.        Berlaku sopan dan santun serta bekerja jujur, bertanggung jawab berinisiatif dan kreatif terhadap tugas-tugas yang diberikan dalam pelatihan kerja.
7.        Mengenakan pakaian sesuai dengan ketentuan.
8.        Memberitahu pimpinan unit / pembimbing apabila berhalangan hadir.
9.        Membicarakan dengan segera kepada guru pembimbing, ketua kelompok instruktur apabila menemui kesulitan dalam melaksanakan pelatihan.
10.    Melaporkan dengan segera kepada petugas yang berwenang apabila terjadi kerusakan atau salah mengambil bahan / alat.
11.    Ikut memelihara sarana, prasarana pelatihan, kebersihan, ketertiban dan keamanan di tempat pelatihan.

2.8  SANKSI PESERTA
Peserta yang tidak mengikuti atau meninggalkan kegiatan prakerin tanpa ada surat keterangan (Alpa) maksimal 3 hari akan dikenakan sanksi sebagai berikut:
a.   Surat teguran siswa
b.   Surat panggilan orang tua
c.   Dinyatakan tidak lulus prakerin dan mengulang.


2.9   ASPEK PENILAIAN
Pelaksanaan prakerin memperhatikan penilaian pada beberapa indikator penilaian yang merupakan sebagai ketentuan penilaian peserta prakerin, yakni :
a.         Aspek Teknis
Indikator penilaian pada aspek teknis dinilai berdasarkan kompetensi keahlian berdasarkan praktek yang dilakukan di DU/DI. Dalam hal ini peserta prakerin memiliki ketentuan minimal nilai yang harus diraih adalah nilai KKM 73.
b.         Aspek Non Teknis
Pelaksanaan prakerin bagi siswa SMK adalah untuk mengetahui lebih dini dari pada lingkungan kerja sesuai dengan bidangnya, tidak hanya kompetensi yang dibutuhkan, tetapi juga sosial skill, bagaimana berinteraksi dengan sesama teman, anak buah, atasan, menyampaikan pesan dan perintah, dan lain-lain yang tidak diajarkan di sekolah.
Dalam hal ini peserta prakerin dinilai berdasarkan indikator kedisiplinan, tanggung jawab, prakarsa, kerjasama, dan kejujuran. Peserta prakerin diberikan nilai dengan:
Huruf
Keterangan
A
Amat Baik
B
Baik
C
Cukup
D
Kurang

2.10     DAFTAR DU/DI
2.10.1    Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik
No
Nama DU/DI/Instansi
Alamat
1
PT. Sasa Inti Probolinggo
Jl. Raya Gending KM.12 Probolinggo
2
PG. Pandji Situbondo
Jl. Raya Banyuwangi Panji - Situbondo
3
PG. Wringin Anom Situbondo
Jl. WR Supratman  Wringin Anom - Situbondo
4
PG. Prajekan Bondowoso
Jl. Raya Prajekan -Bondowoso
5
PG. Olean Situbondo
Situbondo
6
AKLI Bondowoso
Bondowoso
7
PT.PLN (Persero) UPJ Bondowoso
Bondowoso
8
PT.PLN (Persero) UPJ Wonosari
Jl. Raya Situbondo Tapen - Bondowoso
9
PT.PLN (Persero) Pembantu Prajekan
Jl. Raya Prajekan -Bondowoso
10
PT.PLN (Persero) APJ Situbondo
Situbondo



2.10.2    Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor
No
Nama DU/DI/Instansi
Alamat
1
Sakura (Yamaha) Motor Bondowoso
Bondowoso
2
Sin-Sin Motor Prajekan
Jl. Raya Prajekan 949/950 Prajekan - Bondowoso
3
Nyo Jaya Motor Prajekan
Depan PG Prajekan No.8 Prajekan - Bondowoso
4
Baru Motor Klabang
Klabang
5
Mia Motor Prajekan
Jl. Raya Prajekan (Depan Puskesmas) Prajekan
6
Setia Jaya Motor Prajekan
Jl. Raya Situbondo Prajekan _ Bondowoso
7
Anugerah Motor Prajekan
Jl. Raya Situbondo 409 Prajekan _ Bondowoso
8
Amir Motor Prajekan
Jl. Raya Situbondo Widuri _ Bondowoso
9
Deni Motor Tapen
Ruko Griya Astari, Tapen - Bondowoso
10
Subur Motor Tapen
Jl. Raya Situbondo Tapen - Bondowoso
11
Agung Motor Situbondo
Jl. Argopuro 51 Situbondo
12
Jaya Motor Tapen
Jl. Raya Sampean Baru Tapen Bondowoso
13
Ahass Situbondo
Jl. Argopuro 51 Situbondo
14
Bengkel Yamaha Klabang
Klabang

2.10.3    Kompetensi Keahlian Akuntansi
No
Nama DU/DI/Instansi
Alamat
1
PT. POS Indonesia (Persero) Bondowoso
Bondowoso
2
Diskoperindag Bondowoso
Bondowoso
3
Perum Pegadaian Wonosari
Jl. Raya Situbondo Wonosari - Bondowoso
4
KUD Bina Tani Tamanan
Jl. Raya Maesan No.107 Tamanan - Bondowoso
5
Kantor Kecamatan Prajekan
Jl. Raya Situbondo Prajekan - Bondowoso
6
Kantor Kecamatan Klabang
Jl. Raya Situbondo Klabang - Bondowoso
7
PT. Pos Indonesia (Persero) Wonosari
Jl. Raya Situbondo Wonosari - Bondowoso
8
KUD Bangun Usaha Tapen
Jl. Raya Situbondo Tapen - Bondowoso
9
PT. Pos Indonesia (Persero) Prajekan
Jl. Raya Situbondo Prajekan - Bondowoso
10
KDS Dept Store
Situbondo
11
Kantor Kecamatan Tapen
 Jl. Raya Situbondo Tapen - Bondowoso
12
Kantor Pegadaian Situbondo
 Situbondo
13
Kantor Pegadaian Prajekan
 Jl. Raya Situbondo Prajekan - Bondowoso
14
Kantor Pos Tenggarang
 Jl. Raya Situbondo Tenggarang - Bondowoso
15
Join DU/DI ITL
 -

Catatan :
1.        Daftar DU/DI dapat berubah sesuai dengan ketentuan sekolah
2.         Peserta prakerin dapat mengusulkan DU/DI dikarenakan kompetensi kelayakan yang diusulkan.



BAB III
PANDUAN PENYUSUNAN LAPORAN PRAKERIN


Laporan kegiatan prakerin diwajibkan bagi seluruh siswa yang telah melaksanakan kegiatan prakerin. Laporan prakerin di buat secara berkelompok (dalam satu DU/DI terdapat 1 laporan hasil kegiatan prakerin).

3.1    SISTEMATIKA PENULISAN LAPORAN
Laporan PRAKERIN terbagi menjadi 3 bagian, yaitu bagian awal, bagian inti dan bagian akhir. Bagian awal, bagian inti dan bagian akhir untuk semua konsentrasi studi sama. Bagian dari laporan prakerin tersebut adalah sebagai berikut:
3.1.1      BAGIAN AWAL
·      Halaman Sampul
·      Halaman Pengesahan
·      Kata Pengantar
·      Daftar Isi
·      Daftar Tabel
·      Daftar Gambar
·      Daftar Lampiran
·      Daftar Lainnya

3.1.2        BAGIAN INTI
v  BAB 1 PENDAHULUAN
·      Latar Belakang
·      Maksud dan Tujuan
·      Metodologi
·      Batasan Masalah
·      Tempat dan Waktu
·      Gambaran Umum DU/DI
·      Sejarah Perusahaan
·      Struktur Organisasi

v  BAB 2 TEORI DASAR
·  Teori  Kegiatan
·      Sistem yang sedang berjalan

v  BAB 3 URAIAN KEGIATAN
·      Uraian kegiatan prakerin
·      Pokok Permasalahan
·      Usulan pemecahan maslah
v  BAB 4 PENUTUP
·      Kesimpulan
·      Saran

3.1.3        BAGIAN AKHIR
v  DAFTAR PUSTAKA
v  LAMPIRAN
·      Cover Agenda Harian
·      Identitas Dunia Usaha / Dunia Industri
·      Identitas siswa
·      Daftar hadir siswa
·      Jurnal harian siswa
·      Foto Kegiatan

3.2    TEKNIK PENULISAN LAPORAN
v  Ukuran kertas A4, 70 Gram
v  Batas kanan & batas atas 2 cm, sedangkan batas bawah dan batas kiri 3 cm
v  Jarak Ketikan adalah 1,5 (satu setengah) spasi
v  Tipe font Time New Roman, ukuran huruf 12
v  Penomoran Bab serta subbab
·      Bab dinomori dengan menggunakan angka romawi.
·      Subbab dinomori dengan menggunakan angka latin dengan mengacu pada nomor bab/subbab dimana bagian ini terdapat.
Contoh :
II ………. (Judul Bab)
2.1 ………………..(Judul Subbab)
2.2 ………………..(Judul Subbab)
2.2.1 ………………(Judul Sub-Subbab)
·      Penulisan nomor dan judul bab di tengah; dengan huruf besar, ukuran font 14,tebal.
·      Penulisan nomor dan judul subbab; dimulai dari kiri, dimulai dengan huruf besar,ukuran font 12, tebal.
v  Penomoran Halaman
·      Bagian Awal, nomor halaman ditulis dengan angka romawi huruf kecil (i,ii,iii,iv,…). Posisi di tengah bawah (2 cm dari bawah). Khusus untuk lembar judul dan lembar pengesahan, nomor halaman tidak perlu diketik, tapi tetap dihitung.
·      Bagian inti, nomor halaman ditulis dengan angka latin. Halaman pertama dari bab pertama adalah halaman nomor satu. Peletakan nomor halaman untuk setiap awal bab di bagian bawah tengah, sedangkan halaman lainnya di pojok kanan atas.
·      Bagian akhir, nomor halaman ditulis di bagian bawah tengah dengan angka latin dan merupakan kelanjutan dari penomoran pada bagian inti.
v  Judul dan Nomor Gambar / Grafik / Tabel
·      Judul gambar/grafik diketik di bagian bawah tengah dari gambar.
·      Judul tabel diketik di bagian atas kiri dari tabel.
·      Penomoran gambar/grafik/tabel tergantung pada bab yang bersangkutan, contoh : gambar 3.1 berarti gambar pertama yang ada di bab III.

3.3    ATURAN PENCETAKAN LAPORAN
·       Satu kelompok prakerin mencetak tiga buku laporan Pprakerin (satu untuk DU/DI, satu untuk Sekolah dan satu untuk pegangan pribadi)
·       Cover laporan adalah logo SMKN 1 Klabang berwarna dengan format seperti pada lampiran
·       Tebal laporan minimal 20 halaman.


3.4    MEKANISME PENYERAHAN LAPORAN
·       Laporan praktek kerja yang telah ditanda tangani pembimbing disahkan ke panitia prakerin.
·       Laporan yang telah disahkan diserahkan ke perpustakaan


BAB IV
PENUTUP

Demikianlah Buku Panduan Prakerin untuk siswa SMK Negeri 1 Klabangn ini disusun untuk dijadikan acuan dalam melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Industri tahun pelajaran 2012/2013. Diharapkan kepada seluruh stake holder sekolah dan panitia bisa melaksanakan seluruh kegiatan yang sudah diprogramkan.
Perbaikan dan perbaikan adalah hal yang mutlak diperlukan dalam melanjutkan program ini kedepan. Semoga apa yang kita rencanakan dan apa yang kita kerjakan senantiasa mendapat Ridho dan pertolongan dari Allah SWT. Amin ya Rabbal alamin.